Rabu, 16 Januari 2013

9 Alasan Berhenti Merokok

Berhenti merokok karena alasan menjaga diri dari masalah paru-paru dan jantung, itu sudah biasa. Tapi, berbagai alasan berikut ini mungkin bisa menjadi penyemangat Anda untuk segera berhenti menghisap asap rokok:
  1. Mengurangi kecemasan dan stres. Menurut studi yang dimuat British Journal of Psychiatry, berhenti merokok akan mengurangi kecemasan secara signifikan dalam jangka panjang. Sementara itu, menurut studi yang dimuat jurnal Addiction, rasa stres perokok menurun setelah berhenti selama satu tahun.
  2. Mulut cenderung berkurang risikonya untuk mengalami masalah gigi dan gusi. Contohnya adalah gigi berlubang, gusi berdarah, hingga kanker mulut.
  3. Memiliki kehidupan seksual yang lebih baik. Menurut studi yang dimuat Journal of Sexual Medicine pada 2008, nikotin dapat memperburuk gairah seks pada pria dan wanita.
  4. Berhenti merokok membuat pelakunya makin bahagia. Demikian menurut studi dari Brown University.
  5. Memiliki umur yang lebih panjang. Umur memang ada di tangan Tuhan. Namun, ketika seseorang berhenti merokok maka kondisi fisiknya akan membaik dibandingkan saat merokok. Studi yang diterbitkan The Lancet pada 2012 menyebutkan, berhenti merokok membuat wanita hidup 10 tahun lebih lama dari yang perokok.
  6. Wanita lebih memungkinkan untuk hamil jika berhenti merokok. Sebab, merokok dapat mengganggu kesuburan. Ketika wanita berhenti merokok, peluangnya untuk hamil meningkat hingga 60 persen. Merokok kerap dikaitkan pula dengan masalah keguguran spontan pada ibu hamil.
  7. Makanan akan terasa jauh lebih nikmat. Sebuah studi di Yunani pada 2009 mengatakan, berhenti merokok membuat nafsu makan dan rasa makanan semakin nikmat saat dikonsumsi.
  8. Pilek tidak akan bertambah buruk. Sebaliknya, perokok kemungkinan mendapatkan penyakit pilek atau gejala flunya lebih parah karena kekebalan tubuh menurun akibat rokok. Virus akan menjadi lebih aktif menyerang. Demikian menurut studi dari Yale University.
  9. Berhenti merokok akan menghemat uang Anda. Bayangkan jika Anda setiap hari menghabiskan sebungkus rokok dengan harga Rp 12 ribu per bungkus. Maka, dalam satu bulan, Anda bisa menghabiskan kurang lebih Rp 360 ribu untuk racun-racun yang dimasukkan pada tubuh Anda, dan orang lain yang turut menghisapnya secara tidak sengaja.

Cegah Serangan Jantung Dengan Strawbery Dan Blueberry

Stroberi dan blueberri adalah dua jenis buah yang dapat menurunkan risiko serangan jantung pada wanita. Dengan mengonsumsi tiga porsi atau lebih untuk kedua buah tersebut per minggunya, dapat mengurangi masalah kesehatan jantung dalam jangka panjang. Demikian menurut studi terbaru dari Harvard School of Public Health di Boston.
Erich Rimm, profesor gizi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health, mengatakan, sangat baik memasukkan kedua buah tersebut ke dalam porsi mingguan yang disantap wanita. Keduanya memiliki kandungan antioksidan flavanoid tinggi yang mampu memperkecil risiko serangan jantung pada wanita.
“Ini perubahan diet sederhana yang dapat memiliki dampak signifikan terhadap upaya pencegahan,” kata Rimm, seperti dikutip CBS News.
Studi ini melibatkan survey dari 93.600 perawat wanita yang berusia 25-42 tahun. Penelitian ini menghabiskan waktu 18 tahun dan responden diminta untuk mengisi kuesioner setiap empat tahun. Selama jangka waktu itu, ada 405 kasus serangan jantung yang dialami oleh responden. Dan, responden yang rutin mengonsumsi stroberi dan blueberri menunjukkan ada penurunan risiko terkena serangan jantung hingga 32 persen lebih rendah, dibanding wanita yang hanya makan sedikit buah setiap bulannya.
Sebagai informasi, menurut rilis dari American Heart Association (AHA), wanita lebih mungkin untuk mengalami gejala serangan jantung dibanding pria. Gejala yang muncul di antaranya nyeri dada yang amat menyesakkan, sulit bernapas, mual dan muntah, hingga nyeri pada rahang.
Terkait dengan antioksidan pada stroberi dan blueberri, ada senyawa falavonoid khusus yang ditemukan pada keduanya yaitu jenis anthocyanin. Zat ini memiliki manfaat memperbaiki aliran darah, melawan penumpukan plak dalam arteri, dan memberikan manfaat kesehatan jantung lainnya. Selain itu, wanita juga mesti memperhatikan faktor pencegah serangan jantung lainnya selain dengan memasukkan stroberi dan blueberri dalam menu makan.

10 Kabar Kesehatan Terbaik

1. Cokelat baik untuk tubuh

Beberapa penelitian telah menguatkan bukti bahwa cokelat hitam dalam porsi sedang yang diasup secara teratur bermanfaat untuk kesehatan jantung dan mencegah stroke. Tetapi jangan sembarangan memilih cokelat karena ia juga mengandung lemak dan kalori. Pilih produk yang mengandung kokoa 70 persen.

2. Alkohol juga baik

Red wine sudah lama memiliki reputasi baik untuk kesehatan jantung, namun penelitian juga menyebut alkohol dalam berbagai bentuk punya manfaat menurunkan risiko beberapa penyakit seperti artiris rematoid dan kanker payudara. Kuncinya adalah dikonsumsi dalam jumlah moderat, menurut Mayo Clinic jumlahnya tak lebih dari dua gelas kecil.

3. Olahraga 30 menit lebih baik dari sejam

Bagi siapa saja yang suka beralasan tak punya cukup waktu untuk berolahraga, studi berskala kecil yang dilakukan di Denmark menyebutkan, olahraga moderat sekitar 30 menit setiap hari sudah cukup. Dalam riset itu para partisipan rutin olahraga selama 3 bulan.  Efeknya bukan hanya menyehatkan tapi juga bisa menurunkan berat badan dibanding yang berolahraga satu jam setiap hari.

4. Tidur siang penting

Kurang tidur berpengaruh besar pada daya ingat dan kemampuan belajar. Kabar baiknya, produktivitas para pekerja bisa naik sampai 20 persen jika mereka meluangkan waktu sebentar, kurang dari 30 menit untuk tidur siang.

5. Olahraga bikin pintar

Manfaat olahraga bagi tubuh terus digali. Selain membuat tubuh bugar, menjauhkan penyakit, dan mencegah stres, olarhaga juga berdampak positif bagi otak. Olahraga terbukti membuat kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah meningkat.

6. Liburan itu penting

Dalam irama kerja yang semakin tinggi seperti sekarang, rasanya cuti berlibur di luar hari raya adalah sebuah kemewahan. Tetapi para ahli menyatakan bahwa liburan adalah sebuah investasi bagi kesehatan. Tidak hanya mengurangi stres, tapi juga membantu tidur nyenyak dan meningkatkan produktivitas setelah kembali bekerja.

7. Sedikit stres diperlukan

Stres yang berkepanjangan memang tidak baik, tetapi stres yang bisa dikendalikan sebenarnya kita perlukan untuk meningkatkan daya tahan. Stres akan meningkatkan aliran darah yang akhirnya membantu otak, otot, dan organ-organ tubuh lebih sehat. Pengaruh stres sebenarnya mirip dengan olahraga aerobik.

8. Makanlah lebih sering

Memang kita harus membatasi kalori untuk menurunkan berat badan, tetapi jangan biarkan tubuh kelaparan dalam mencapai berat ideal. Malah faktanya, kita bisa makan lebih sering (asal jenisnya tepat) untuk memiliki tubuh lebih langsing. Cintailah sayuran dan buah karena itu membuat perut terasa kenyang lebih lama, gantilah sumber protein dengan ikan, serta pilih sumber lemak yang baik.

9. Menikah itu menyehatkan

Ada manfaat sehat dari keintiman dan hubungan saling mencintai yang kita miliki dengan pasangan. Ekspresi kasih sayang seperti ciuman dan pelukan akan menurunkan stres dan melawan depresi. Pasangan menikah juga beresiko lebih rendah terkena penyakit jantung, diabetes, dan depresi, dibanding para lajang.

10. Tertawa bisa menjadi obat

Mungkin dokter tidak akan menuliskan tertawa dalam resep, tetapi tertawa terbahak-bahak bisa membakar kalori, melancarkan sirkulasi darah dan detak jantung. Tertawa terpingkal-pingkal juga diketahui menurunkan level gula darah. Jadi, nikmatilah humor karena itu mungkin bikin Anda panjang umur.
Blacy Smiley - Girl